Tiang Alif Mushola Wak Wak Desa Waihama Resmi Dipancang

SULA,Tanyamalut.com – Bupati Kepulauan Sula, yang di wakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muhlis Soamole, menyaksikan langsung pemancangan tiang alif Mushola Wak Wak Desa Waihama, Kecamatan Sanana. Minggu (8/2/2025).

Sekda Sula bersama Forkopimda, juga mengikuti prosesi pengantaran tiang alif yang diselimuti histeria warga. Setelah itu dengan mengumandangkan kalimat tauhid, tiang alif diantar bersama didalam Mushola, oleh para tetua adat dan ima Desa Waihama.

Prosesi pemancangan tiang alif ini sendiri, dilaksanakan oleh warga masyarakat desa Waihama dengan menggunakan tangga kayu dan Mengandalkan kekompakan dan saling bantu, hingga tiang alif menuju menara puncak, untuk dipasangkan pada tempatnya.

Dalam sambutannya, Muhlis menyampaikan Pembangunan rumah Ibadah merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian masyarakat dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama.

“Mushola bukan hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, penguatan nilai-nilai keimanan, serta. sarana mempererat ‘ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Pemancangan Tiang Alif yang laksanakan hari ini memiliki makna yang sangat mendalam, sebagai simbol dimulainya pembangunan Mushola Wak-Wak yang diharapkan dapat membawa keberkahan, ketenteraman serta menjadi sarana ibadah yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Desa Waihama.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, saya menyampaikan apresiasi dan pengharghan yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, pemerintah desa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras dalam memprakarsai serta mempersiapkan pembangunan Mushola Wak-Wak ini,” katanya.

Selanjutnya, Muhlis bilang Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula senantiasa mendukung setiap upaya pembangunan yang dilandasi oleh semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan.

“Saya berharap, pembangunan Mushola Wak-Wak ini dapat berjalan dengan lancar, selesai tepat waktu, serta dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Mari kita jaga dan rawat rumah ibadah ini nantinya, tidak hanya secara fisik, tetapi juga dengan memakmurkannya melalui kegiatan keagamaan yang positif dan berkelanjutan,” pungkasnya (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini