Menjadi Tarian Pembuka, Masyarakat Desa Fatkauyon Ucapkan Terimakasih ke Pemda Sula

Sanana, Maluku Utara – Trian Belayai asal Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, menjadi tarian embuka di Pelaksanaan Festival Tanjung Waka (FTW) Kepulauan Sula Tahun 2024, Sabtu (14/12/2024)

Diketahui, trian Belayai merupakan Tampilan seni yang diperuntukkan sebagai penyemangat dan dikenal sebagai tarian Perang yang terus lestari hingga menjadi sebuah kebiasaan masyarakat Sula khususnya di desa Fatkauyon Kecamatan Sulabesi Timur untuk di tampilkan di berbagai kesempatan.

Belayai dilakukan secara kolosal dengan menampilkan dua sosok Kapita Sula dan sederet syair sebagai nasihat yang mengandung petuah berprikehidupan,Semangat Juang dan Spirtual yang sangat mendalam.

Takhanya itu, Belayai sangat sering di temui saat penjemputan Pejabat Pemerintah atau Event event besar. Para penari Bela Yai hanya terdapat di wilayah kec.Baleha dan telah ada berabad abad yang lalu dan telah menjadi warisan budaya leluhur yang tak ternilai.

Selain itu, Belayai merupakan Tarian Rakyat yang mencerminkan semangat dan jiwa Juang Masyarakat Sula sejak dahulu kala.  Tarian ini dipertunjukkan di berbagai event dengan melibatkan 20 hingga 25 penari yang memberikan dorongan atas sebuah keyakinan akan keberhasilan dalam perjuangan yang termaktub pada syair yang di sampaikan di tengah tarian serta tabuhan alat musik yang memberikan nuansa heroik seperti bunyi derap langkah.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Fatkauyon, Sudirman Yoisagadji, Kepada wartawan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Sula, karna tarian Belayai sudah ditampilkan pada Pelaksanaan Festival Tanjung Waka 2024.

“Kami berterima kasih kepada Pemda Sula yang sudah memberikan kesempatan kepada kami sebagai tarian pembuka pada Festival Tanjung Waka tahun ini. Kami berharap kedepannya kami sebagai tuan rumah juga diberikan kesempatan Kemabli sehingga kami lebih siap dari hari ini,” pungkasnya (Red)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini