Pihak SPBU Sanana Jawab Keresahan Supir Angkot, Ada Tambahan Kouta BBM Bersubsidi 

Sula,tanyamalut.com – Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kepulauan Sula Ronal Makasar mendatangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Mangon Kecamatan Sanana. Senin (15/6/2026).

Kedatangan Ketua Organda Sula berkaitan dengan aksi protes para supir angkot tentang penyesuaian harga angkutan umum pasca kenaikan harga BBM Nonsubsidi.

Saat bertemu pihak SPBU Ia menyampaikan kereshan dan tuntutan para supir diantaranya Penambahan kuota BBM subsidi di SPBU, Penghapusan sistem pembayaran menggunakan My Pertamina yang dinilai menyulitkan para supir dan pelayanan pengisian BBM Subsidi harus dilakukan setiap hari.

Menanggapi hal itu, Admin SPBU Sanana, Syahbudin Abdul Latif menjelaskan, bahwa beberapa tuntutan sopir angkot telah ditindaklanjuti. Kata Budi, pihaknya telah membangun koordinasi dengan bagian SDM Pertamina Ternate untuk penambahan kuota BBM subsidi. Walhasil, pihak SDM mengiyakan itu.

“Pihak SDM Pertamina Ternate langsung mengiyakan itu, sehingga mereka langsung berkomunikasi dengan depot Waikolopa, Alhamdulillah kemarin hari Minggu pun kami tetap buka pelayanan,” katanya.

Syahbudin menjelaskan, penggunaan Aplikasi My Pertamina di SPBU Sanana, itu hanya sebatas promosi. Kata dia, setelah bertemu sopir angkot pihaknya langsung berkoordinasi dengan SDM Pertamina Ternate, akhirnya aplikasi My Pertamina tidak lagi digunakan. Namun, untuk pembayaran menggunakan Barcode tetap berlaku karena itu merupakan sistem kontrol yang terintegrasi dari pusat hingga ke daerah.

“Pembayaran menggunakan Barcode itu, untuk mengontrol mengunakan BBM subsidi disetiap SPBU, meski begitu, ketika masyarakat membayar menggunakan uang cash tetap dilayani dengan baik. Kemudian, untuk mobil Dinas ketika pengisian BBM subsidi tetap terbaca di sistem barcode sehingga tidak dapat dilayani,” jelasnya.

Budi menyebutkan, bahwa sebelumnya pihak SPBU hanya membuka pelayanan BBM subsidi hanya dua hari dalam seminggu namun setelah ada koordinasi dengan Pertamina Ternate, maka mulai saat ini BBM Subsidi jenis pertalite sudah mulai buka pelayanan setiap hari untuk masyarakat.

Dia mengaku, Kuota BBM Subsidi jenis pertalite yang tersedia dalam sehari yaitu 5 KL kadang sampai 10 KL tapi untuk pelayanan 5 KL sudah cukup. Bahkan, untuk mencegah kenaikan harga angkot, pihak Pertamina meminta pihak SPBU Sanana untuk tetap menyediakan stok setiap hari. Dan pelayanan mulai dari pagi sampai jam 14 siang. Namun, kalau terjadi keterlambatan karena ada hambatan di Depo Waikalopa maka pelayanan akan dilanjutkan besoknya

“Jadi, mencegah kelangkaan dan kenaikan harga angkot ditengah kenaikan BBM Non Subsidi saat ini maka Pertamina meminta kami untuk menjaga stok, bahkan mereka Minta ketika stoknya sudah berkurang maka segera dilaporkan agar ada penambahan,” pungkasnya (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini